Lubuklinggau
Lubuklinggau…
Kapan lagi bisa aku jejakkan kakiku di tanahmu. Rasanya aku sudah kangen dengan aroma mataharimu. Ingin kudekap lagi deras hujanmu. Ingin kuciumi lagi wangi gadis-gadismu.
Seperti dulu…
Akankah suatu hari aku kembali kepadamu? Menemani hari tua Ayah Ibuku. Menikmati pemandangan di samping rumahku. Bertegur-sapa dengan para tetanggaku. Dan mengunjungi teman-teman karibku dulu.
Akankah itu masih bisa terjadi?
Atau akankah aku akan terjebak di sini selamanya, di kota yang sudah seperti rumahku sendiri.
Aku ingat, betapa aku menikmati saat-saat bolos dari sekolah, dan melakukan banyak hal tak berguna yang menyenangkan. Sungguh memberikan suatu tantangan tersendiri.
Aku juga ingat waktu aku menemukan gadis pertamaku di tanahmu.
Semua sudah lama berlalu, namun tetap saja membekas di memoriku. Sungguh kenang-kenangan sederhana nan indah.
Semoga suati hari aku akan memelukmu lagi.
Dan semoga kamu belum banyak berubah, agar aku masih bisa mengenalimu.



